Kiai dan prostitusi merupakan dua hal yang sangat berbeda, namun dalam buku “Kiai Prostitusi” kedua hal ini disandingkan menjadi trade mark dakwah di daerah lokalisasi prostitusi yang berada di Surabaya.
Demikianlah salah satu cuplikan bedah buku yang berlangsung semarak di Auditorium Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya (UIN-SA) yang dihadiri oleh para da’i dalam komunitas Ikatan Da’i Area Lokalisasi Jawa Timur serta relawan hari Kamis (19/12/2013) kemarin.
“Buku ini adalah hasil desertasi saya yang meneliti langsung sepak terjang KH. Khoiron Syu’aeb dalam berdakwah pada daerah lokalisasi prostitusi di Surabaya,” ujar Dr. H. A. Soenarto.
Dalam anilasanya, Seonarto menjelaskan jika saat ini banyak orang yang memandang jijik dan kotor terhadap dunia prostitusi, tetapi tidak bagi KH. Khoiron.
